Ada beberapa tipe atau bisnis, seperti Bisnis Autopilot, Pengecer atau distributor, Franchise, Kemitraan, itu sebabnya penting sebelum Anda memulai bisnis untuk mengetahui perbedaan pada masing-masing jenis bisnis.
Perbedaan modal dan seberapa besar tantangan menjadi pertimbangan untuk beberapa orang dalam memilih bisnis.
Ini dia beberapa jenis bisnis yang harus Anda ketahui:
- Autopilot
Jenis bisnis ini diatur dan dikelola oleh pusatnya, untuk bisnis ini biasa disebut operated by franchisor (dijalankan oleh pewaralaba). Dilihat dari cara kerjanya, bisnis ini kurang menantang untuk Anda yang ini menjalankan usaha sendiri.
- Pengecer atau Distributor
Bisnis ini berperan sebagai penjual yang menyediakan pasokan barang untuk langsung di jual ke konsumen.
Dengan menjualnya secara satuan, keuntungan yang didapat dari bisnis ini memang terlihat kecil, namun semakin banyak barang yang di jual semakin banyak keuntungannya, kuncinya adalah menyediakan stock yang banyak dan beragam.
Keuntungan lain dari bisnis ini Anda tidak dipusingkan dalam memikirkan promosi penjualan, karena promosi sudah ada dari produsen produk tersebut.
- Kekurangan bisnis Pengecer atau Distributor:
Jika produk yang dijual tidak sesuai dengan pasar dan jarak yang terlalu dekat antar distributor atau pengecer lainnya akan menyebabkan bisnis ini kurang efektif.
- Contoh Bisnis Pengecer atau Distributor: Agen Sembako, Warung, Konter Pulsa
- Franchise / Waralaba
Dengan franchise Anda diperbolehkan menjual produk / jasa tersebut, melalui diberikannya akses untuk menggunakan nama brand tersebut. Anda cukup menyediakan tempat saja.
Untuk menjalankan bisnis ini ada beberapa syarat selain kewajiban membayar modal kepada perusahaan, yaitu Anda harus memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) dan persyaratan lainnya.
Keuntungan memulai usaha dengan menggunakan nama brand yang telah dikenal oleh masyarakat luas dapat memudahkan Anda mendapat keuntungan. Untuk itu, saat ingin memulai bisnis Franchise pilihlah produk / jasa yang telah dikenal oleh banyak orang.
Untuk kekurangan jenis usaha Franchise sendiri ada pada modal yang cukup besar, peraturan dan persyaratan yang cukup banyak.
- Contoh bisnis Franchise:
Indomaret, whats’up café dan starbucks.
- Kemitraan / Business Opportunity
Banyak yang mengira kemitraan dan Franchise adalah jenis bisnis yang sama, memang keduanya hampir sama, yang membedakan ada pada ketentuan perjanjian usaha yang hanya melibatkan si perusahaan dan calon pengusaha, tidak melibatkan banyak persyaratan dari pemerintah.
Sehingga jenis bisnis ini memiliki banyak peminat karena cukup mudah.
- Keuntungan lainnya juga pada modal usaha yang cukup terjangkau, tidak semahal Franchise.
Itu dia perbedaan 4 tipe bisnis, jika mengenai laba atau profit diantara kelima jenis usaha tersebut bergantung bagaimana Anda menjalankannya, jika Anda melakukannya secara serius dan didukung oleh mitra kerja yang mau membantu Anda merintis usaha,maka Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar.
Pilihlah jenis bisnis dengan pertimbangan yang matang, selain memperhitungkan keuntungan, ini dia faktor yang harus Anda pertimbangkan:
- Target pasar untuk lokasi bisnis Anda
- Kemungkinan kerugian
- Citra perusahaan, produk / jasa tersebut
- Sudah berapa lama perusahaan tersebut berdiri
- Visi dan Misi yang sesuai dengan Anda.
Jika saat ini Kamu membayangkan betapa enaknya memiliki usaha sendiri, tapi masih bingung menentukan peluang usaha apa untuk saat ini yang dapat bertahan seiring perkembangan teknologi, Saya sarankan Anda melirik website www.newton.co.id mempelajari bagaimana perusahaan itu mengembangkan bisnisnya dan jika Anda merasa kecocokan dan melihat peluang di sana, Anda bisa bergabung menjadi mitra bersama Newton.
📌 Artikel Terkait
- APA ITU MANAGED PRINT SERVICES?
- 5 Cara Managed Print Service Meningkatkan Bisnis Anda
- MUDAHKAN BISNIS ANDA SELAMA RAMADHAN
- JANGAN PANIK DOLAR NAIK, PERUSAHAAN TETAP BISA BERTUMBUH DENGAN CARA INI
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Apa saja jenis-jenis bisnis yang dibahas dalam artikel ini?
Artikel ini membahas 4 jenis bisnis utama, yaitu: Bisnis Autopilot (dijalankan oleh pewaralaba), Pengecer atau Distributor (menjual barang langsung ke konsumen), Franchise / Waralaba (menggunakan nama brand yang sudah dikenal), dan Kemitraan / Business Opportunity (kerja sama langsung dengan perusahaan tanpa banyak persyaratan pemerintah).
Apa perbedaan utama antara Franchise dan Kemitraan?
Perbedaan utama terletak pada persyaratan dan modal. Franchise memerlukan modal yang lebih besar, Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), dan berbagai persyaratan lainnya. Sementara Kemitraan hanya melibatkan perjanjian antara perusahaan dan calon pengusaha tanpa melibatkan banyak persyaratan dari pemerintah, dengan modal yang lebih terjangkau.
Faktor apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum memilih jenis bisnis?
Ada 5 faktor penting yang harus dipertimbangkan: (1) Target pasar untuk lokasi bisnis Anda, (2) Kemungkinan kerugian, (3) Citra perusahaan, produk atau jasa tersebut, (4) Sudah berapa lama perusahaan tersebut berdiri, dan (5) Visi dan Misi yang sesuai dengan Anda.
Apakah bisnis Pengecer atau Distributor cocok untuk pemula?
Bisnis Pengecer atau Distributor bisa menjadi pilihan yang baik karena Anda tidak perlu memusingkan promosi penjualan karena promosi sudah dari produsen, dan keuntungan bisa didapat dari penjualan dalam jumlah banyak. Namun kekurangannya adalah jika produk tidak sesuai pasar atau jarak antar distributor terlalu dekat, bisnis bisa kurang efektif.
Bagaimana cara bergabung menjadi mitra Newton?
Anda bisa mempelajari bagaimana Newton mengembangkan bisnisnya melalui website www.newton.co.id. Jika Anda merasa ada kecocokan dan melihat peluang di sana, Anda bisa bergabung menjadi mitra bersama Newton untuk menjalankan bisnis di bidang printing solution dan managed print services.