![]()
Tahukah Kamu?
Ada yang menarik dari Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan Palembang ini. Pasalnya, selain memperebutkan kemenangan di cabang olahraga bulu tangkis, sepak bola, archery dan lainnya, ada cabang olahraga baru di Asian Games tahun ini dan ada yang tidak kalah mengejutkan, 2 cabang olahraga yang menjadi ekshibisi atau uji coba ini benar-benar unik.
2 cabang olahraga unik yang tahun ini akan di ekshibisi adalah
e-Sport dan Canoe Polo
Meski belum memperebutkan medali, banyak orang-orang yang sangat antusias dengan adanya dua games tersebut, terutama e-sports atau olahraga elektronik.
Bagi para gamers, esports sangat dinanti-nanti, tahukah Kamu apa itu esports?
![]()
eSports adalah cabang olahraga pertandingan games, pernah Anda mendengar turnamen games Dota?
Seperti itulah pertandingan yang berlangsung di cabang olahraga esport, mengapa esport termasuk kedalam cabang olahraga? mungkin Anda juga sempat bingung, namun kebingungan Anda sekarang akan terjawab.
Olahraga memang identik dengan aktivitas fisik, seperti lari, renang dan lainnya. Namun ada juga olahraga yang tidak membuat Kita mengeluarkan banyak keringat saat bertanding, yaitu olahraga yang menggunakan strategi. Sema halnya dengan catur dan olahraga lain yang menggunakan strategi, keduanya juga dinilai lolos dalam syarat kebugaran tubuh dan koordinasi tubuh. Setelah melalui pro dan kontra akhirnya diputuskan lah bahwa games online ini termasuk dalam salah satu cabang olahraga.
Cabang olahraga kedua yang akan diekshibisi adalah Canoe Polo
![]()
Mungkin cabang olahraga ini lebih asing lagi ditelinga Kita. Canoe Polo, olahraga yang berasal dari London ini memadukan dua olahraga yaitu Canoeing dan Polo Air, dengan membuatnya lebih unik olahraga air ini benar-benar membuat atlitnya harus memiliki stamina yang bugar.
Untuk cabang olahraga baru di Asian games 2018 ada:
1. Jet ski
2. Rollersport
3. Bridge
4. Basket 3×3
5. Pencak Silat
6. Jiu Jitsu
7. Sambo
8. Kurash
9. Paralayang
10. Panjat Tebing
Nah dari 10 cabang olahraga baru itu mana yang membuat Kamu penasaran dan ingin mencobanya?
📌 Artikel Terkait
- Cara Bijak Menggunakan Kartu Kredit Dengan Baik dan Benar
- Produk ini biasanya kamu gunakan hanya sekali pakai, tapi ternyata boleh digunakan berkali-kali loh
- Printer Pertama Kali Bukan ditemukan di Eropa, Begini Sejarah Printer yang Sebenarnya
- Sejarah Kertas : Kisah Luar Biasa Di Balik Kertas
- 4 Destinasi Wisata yang Semakin Indah Saat Musim Hujan / Musim Dingin
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Apa saja cabang olahraga baru yang dipertandingkan di Asian Games 2018?
Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang memperkenalkan 10 cabang olahraga baru: (1) Jet ski, (2) Rollersport, (3) Bridge, (4) Basket 3×3, (5) Pencak Silat, (6) Jiu Jitsu, (7) Kurash, (8) Paralayang, (9) Panjat Tebing, dan (10) Sambo. Beberapa di antaranya seperti Pencak Silat adalah olahraga tradisional Indonesia yang diakui di kancah internasional.
Apa itu e-Sport dan mengapa dijadikan cabang olahraga di Asian Games?
e-Sport atau olahraga elektronik adalah cabang olahraga pertandingan game online seperti Dota. Meskipun tidak melibatkan aktivitas fisik berat seperti lari atau renang, e-Sport menggunakan strategi dan koordinasi tubuh yang setara dengan catur. Setelah melalui pro dan kontra, e-Sport akhirnya resmi diakui sebagai cabang olahraga dan masuk sebagai cabang ekshibisi di Asian Games 2018.
Apa yang dimaksud dengan Canoe Polo?
Canoe Polo adalah olahraga yang memadukan Canoeing (dayung) dan Polo Air. Berasal dari London, olahraga ini menjadi salah satu cabang ekshibisi di Asian Games 2018. Canoe Polo menuntut stamina yang sangat bugar karena atlet harus mendayung sambil bermain bola di atas air, mirip dengan polo air namun menggunakan kano sebagai alat transportasi.
Apakah e-Sport di Asian Games 2018 memperebutkan medali?
Tidak. e-Sport dan Canoe Polo pada Asian Games 2018 masih berstatus sebagai cabang olahraga ekshibisi atau uji coba, sehingga belum memperebutkan medali resmi. Meski begitu, antusiasme publik terutama para gamers terhadap kehadiran e-Sport sangat tinggi, dan ini menjadi langkah awal menuju pengakuan penuh di Asian Games selanjutnya.