No Comments

Katakan Selamat Tinggal Pada Pemborosan Toner dengan Cara Ini

Minimalisir pemborosan toner di kantor dengan Print Reporting

\nPemborosan toner sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:\n

    \n \t
  1. Toner yang sering bocor. Kebocoran toner bisa disebabkan oleh spare part printer atau dikarenakan kualitas cangkang toner yang kurang baik.
  2. \n

\n \n

    \n \t
  1. Toner tidak terisi penuh. Biasanya hal ini sering terjadi pada Toner refill yang tidak terisi penuh hingga 100%, sehingga lebih cepat habis dan boros.
  2. \n

\n \n

    \n \t
  1. Tidak dapat mengendalikan jumlah cetak setiap bulannya adalah salah satu penyebab PEMBOROSAN yang meliputi biaya toner, printer dan kertas.
  2. \n

\n \n\nTahukah Kamu?\n\nFaktanya, 3% dari pendapatan perusahaan dihabiskan hanya untuk biaya cetak dokumen\n\nBahkan terkadang bisa mencapai 5% dengan penggunaan toner warna.\n\nPenyebabnya adalah ketiadaan report penggunaan printer sehingga tidak dapat dipantau secara pasti.\n\nTerlebih jika jumlah pengguna printer di kantor Anda sangat banyak, pasti membuat Anda (bertanggung jawab kebutuhan operasional printer) sulit mengetahui report penggunaan printer setiap bulannya. Tahu-tahu biaya printer sudah membengkak saja.\n\n \n\nNah, melalui teknologi yang semakin berkembang, memungkinkan kamu untuk memantau semua kegiatan cetak di kantor Anda, mulai dari dokumen yang dicetak, jumlah halaman yang tercetak, ukuran kertas dan jenis warna yang dicetak.\n\nTeknologi tersebut bernama Print Reporting.\n\n \n\nManfaat menggunakan fitur Print Reporting:\n

    \n \t
  1. Dapat memonitor siapa saja yang mencetak
  2. \n \t

  3. Memonitor apa yang mereka cetak setiap harinya
  4. \n \t

  5. Menghindari pemborosan toner untuk hal diluar kepentingan pekerjaan
  6. \n \t

  7. Mengetahui dengan pasti berapa rupiah pengeluaran print di kantor setiap bulannya
  8. \n \t

  9. Sebagai acuan untuk membuat kebijakan aturan cetak di kantor
  10. \n

\n \n\nMelalui fakta user yang menggunakan Print Reporting, setidaknya perusahaan dapat mengurangi biaya mencetak sebanyak 10% hingga 30%\n\n \n\nBayangkan jika solusi ini bisa diterapkan di kantor Anda?\n\nTidak ada lagi pemborosan,\n\nTidak ada lagi jumlah hasil cetak yang membengkak setiap bulannya.\n\nPastinya yang ada hanya kemudahan dalam aktivitas mencetak.\n\n \n\nLalu, bagaimana jika kantor kamu ingin mendapatkan fitur ini?\n\nTanyakan pada Print Consultant kami di www.newton.co.id\n\n

📌 Artikel Terkait

\n

\n\n

Sumber & Referensi

\n

\n\n

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

\n

Apa penyebab utama pemborosan toner di printer kantor?

Berdasarkan artikel ini, ada 3 penyebab utama pemborosan toner: (1) Toner yang sering bocor — bisa disebabkan oleh spare part printer yang rusak atau kualitas cangkang toner yang kurang baik. (2) Toner tidak terisi penuh — terutama pada toner refill yang tidak terisi penuh 100%, sehingga lebih cepat habis dan boros. (3) Tidak dapat mengendalikan jumlah cetak setiap bulannya — ketiadaan report pemakaian menyebabkan biaya toner, printer, dan kertas membengkak tanpa disadari.

\n

Berapa persen pendapatan perusahaan yang biasanya habis untuk biaya cetak dokumen?

Faktanya, 3% dari pendapatan perusahaan dihabiskan hanya untuk biaya cetak dokumen. Bahkan bisa mencapai 5% jika menggunakan toner warna. Penyebab utamanya adalah ketiadaan report penggunaan printer yang membuat pemakaian tidak bisa dipantau secara pasti, terutama jika jumlah pengguna printer di kantor sangat banyak.

\n

Apa itu Print Reporting dan bagaimana cara kerjanya?

Print Reporting adalah teknologi yang memungkinkan perusahaan memantau semua kegiatan cetak di kantor secara detail — mulai dari dokumen yang dicetak, jumlah halaman yang tercetak, ukuran kertas, hingga jenis warna yang digunakan. Teknologi ini memberikan visibilitas penuh terhadap aktivitas cetak sehingga perusahaan bisa mengidentifikasi pemborosan dan mengambil tindakan korektif.

\n

Apa saja manfaat menggunakan fitur Print Reporting di kantor?

Ada 5 manfaat utama Print Reporting: (1) Dapat memonitor siapa saja yang mencetak, (2) Memonitor apa yang mereka cetak setiap harinya, (3) Menghindari pemborosan toner untuk hal di luar kepentingan pekerjaan, (4) Mengetahui dengan pasti berapa rupiah pengeluaran print di kantor setiap bulannya, (5) Sebagai acuan untuk membuat kebijakan aturan cetak di kantor yang lebih efektif.

\n

Berapa besar penghematan yang bisa didapat dengan menggunakan Print Reporting?

Melalui fakta user yang sudah menggunakan Print Reporting, perusahaan dapat mengurangi biaya mencetak sebanyak 10% hingga 30%. Dengan mengetahui data pemakaian secara detail, perusahaan bisa mengidentifikasi pola pemborosan dan membuat kebijakan cetak yang tepat sasaran — tidak ada lagi jumlah hasil cetak yang membengkak setiap bulannya.

WhatsApp 087 888 090 900