Apa itu Burnout Syndrome?

Salah satu sindrom pada pekerja, penyebabnya bisa dikarenakan oleh tekanan pekerjaan yang terlalu banyak hingga sulit untuk diatasi oleh orang tersebut atau karena kelelahan dalam bekerja.

Jika Kamu mengira sindrom pada pekerja ini mirip dengan perasaan stress ternyata salah, berbeda dengan stress sindrom ini tidak menimbulkan emosi berlebihan dan kehilangan energi. Untuk membedakannya, coba lihat tanda-tanda  yang terjadi pada seseorang yang terkena sindrom ini:

 

Tanda-tanda orang tersebut terkena Burnout Syndrome

Menurut Smith & Segal (2011) tanda-tanda tersebut berupa:

  1. Timbulnya ketidak berdayaan dan keputusasaan
  2. Kehilangan motivasi, cita-cita, dan harapan
  3. Menimbulkan pemisahan diri dan depresi
  4. Gangguan utama terjadi pada emosional
  5. Dapat membuat kehidupan terkesan tidak layak

Apa akibat yang ditimbulkan dari Burnout Syndrome?

Dari hilangnya motivasi, cita-cita dan harapan mengakibatkan orang tersebut timbul perasaan tidak ingin melakukan pekerjaannya, bahkan hingga menimbulkan gejala fisik lainnya seperti sakit kepala dan gangguan pencernaan.

Bagaimana cara mengatasi sindrom ini?

Jangan panik jika Kamu merasa mengalami gejala sindrom ini, masih ada cara untuk mengatasinya.

  1. Pertama-tama percaya pada diri sendiri akan kemampuan yang dimiliki bahwa Kamu bisa mengerjakan pekerjaan tersebut dengan memberikan hasil yang memuaskan
  2. Menghilangkan pikiran-pikiran negatif, baik itu mengenai kantor, atasan, rekan kerja maupun pekerjaan itu sendiri. Memotivasilah diri sendiri dengan membuat pemikiran positif, cara paling tepat untuk memotivasi diri sendiri ketika di pagi hari saat baru bangun tidur cobalah untuk bercermin dan ucapkan kata-kata positif yang dapat membuatmu semangat menjalani hari dan pekerjaan, itu salah satu mantra yang cukup ampuh loh guys.
  3. Pada orang yang mengalami Burnout Syndrome membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya, baik itu keluarga maupun teman. Jadi jika Kamu melihat tanda-tanda sindrom burnout pada orang terdekatmu cobalah untuk lebih caring.
  4. Saat weekend tiba, cobalah untuk liburan atau cobalah ambil cuti liburan sebentar untuk refreshing dan mengembalikan semangat kerja.
  5. Melakukan hobby atau kesukaan, dengan menjalankan hobby mu motivasi akan tumbuh kembali seiring dengan rasa senang yang timbul. Apalagi jika hobby yang Kamu miliki berolahraga, itu sangat bagus untuk menghilangkan perasaan depresi.
  6. Istirahat yang cukup. Seringkali banyaknya pekerjaan membuat jam istirahatmu menjadi tidak teratur, untuk mengatasi sindrom pada pekerja ini hindari jam kerja lembur dan istirahatlah secara teratur.
  7. Jika pekerjaan yang kamu kerjakan sangat merepotkan dan tak bisa Anda kerjakan sendiri lebih baik mencari jalan keluar lain untuk menghindari timbulnya sindrom burnout.Jika penyebab Anda merasa pekerjaan itu sulit dan sangat merepotkan adalah masalah seperti; sulitnya mencari vendor toner cartridge yang berkualitas atau karena bos meminta Anda untuk menghemat biaya penambahan printer namun Kamu masih bingung bagaimana solusinya, jangan lagi direpotkan akan hal tersebut, mengapa?

Karena Kamu adalah orang terbaik untuk pekerjaanmu saat ini, untuk urusan printer dan toner Anda dapat menyerahkan kepada ahlinya. Jangan lagi direpotkan dengan printer yang sering ngadat, supply toner dengan kualitas jelek dan harga printer yang semakin mahal. Karena semua itu sudah ada solusinya di https://www.newton.co.id/

Setelah melihat gejala, penyebab dan cara mengatasi sindrom burnout semoga membuatmu dapat mencegah atau mengatasinya. Ingat cita-cita dan impianmu untuk mengembalikan semangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu
WhatsApp WhatsApp us